Rabu, 17 Oktober 2012

Me and ....

Me n my baby!!!

Lumayan lama nih saya ga nulis-nulis....Sibuk sih, sibuk mikir, makan dan tidur tentunya. 
Kebetulan, otak lagi mandeg. Ga tau mau tulis apa nih. There's a baby inside me, and she keeps kicking while i write this, so... its so hard to think.

Huh, cuaca sekarang bener-bener deh,amat sangat panas sekali. Tiap hari, jadi serasa spa gratis dari pagi-malam, untung aja ga jadi sampai keriput. Kapan ya ada air turun dari langit lagi???


Udah dulu deh, bingung mau nulis apa....

Sabtu, 28 Januari 2012

Eropa, Kapan Ya???


Saya peennngggeeennnn bgt menginjakan kaki saya di negara-negara eropa barat,  terutama Prancis dan Inggris. Jangan tanya kenapa, karena saya juga ga tahu kenapa.  Dari sejak SD, sejak pelajaran geografi khususnya, saya jadi pengen bgt tinggal di negara 4 musim. Yah, memang sih, negara  4 musim ga Cuma di eropa barat aja, tp yah, entah kenapa saya pengennya ke sana terus. Perancis, Inggris, Swiss, Finlandia, Norwegia, Irlandia, Jerman, Italia, dan juga Yunani. Hmmm... entah kapan saya bisa ke sana....

Saya ingin liat bunga-bunga yg bermekaran di musim semi setelah lama membeku karena tertutup dinginnya salju, saya jg ingin merasakan seperti apa panasnya musim panas di sana, atau melihat daun-daun yg berubah warna menjadi merah, orange dan kuning dan kemudian berguguran saat musim gugur datang, dan juga melihat butiran-butiran putih berjatuhan dengan pelannya dari langit saat musim dingin tiba dan membuat dunia terlihat putih. Saya pengen nyentuh salju, hikss...

Yah, sebagai 'ganti' menginjakan kaki di eropa, saya kebagian menjejakan kaki di tempat-tempat lain seputar asia, bersama keluarga, dan tentu saja lewat paket tour dr travel agent, karena saya jauh sekali dari tipe backpacker. Nah negara-negara tersebut adalah Singapura (negara pertama yang saya kunjungi), Malaysia, Korea Selatan (indahnya...), Thailand (makanannya.... sip abis!), Kamboja (angkornya keren2), Vietnam (komunisnya...), Hongkong, Macau dan ehm...  China (yg entah kenapa selalu gagal dikunjungi!)  Dan anehnya, tiap ada waktu luang di jadwal tour, ujung-ujungnya, kami hampir selalu berakhir di casino! Padahal, klo di casino, yg sempat saya lakukan adalah ‘hanya’ bolak-balik ke toilet karena dinginnya AC di sana.

Yah, tapi rasanya saya tetap harus bersyukur juga, karena di balik setiap perjalanan, selalu ada hal indah untuk dikenang.... Contohnya: saya pernah hampir nyasar (rasanya lumayan deg-degan) waktu jalan sendirian di Orchad Road, soalnya waktu itu baru pertama kalinya jalan sendirian di negara orang, atau didatengin orang China asli dan dia dengan PD nya ngajak saya ngomong bahasa mandarin, dan saya hanya bs geleng2 kepala karena ga ngerti sama sekali, atau adik saya juga pernah didatengin sama orang Korea asli dan juga dengan PD nya diajak ngobrol dgn bahasa korea, ck ck ck! Pernah juga sekali saya ga bisa tidur sama sekali karena cuaca yg dingin banget padahal saya udah selimutan 2 lapis plus pake kaus kaki, pdhl cuma di Genting loh! Gimana mau ke eropa dan liat salju coba???   
Pernah lagi ada kejadian nyebelin waktu ke Thailand, wktu kita nyampe hotel setelah semalaman tidur dengan gaya ga jelas di bis, eh, kamar hotel yg akan kita tempatin malah belum diberesin, alias berantakan! Hanya ada 1 cleaning service yg bertugas di lantai itu, jd kita terpaksa duduk selonjoran di lorong hotel nungguin si mba cleaning service ngebersihin kamar satu-satu. Malah sepertinya di rombongan saya ada yg ikut bantuin mba nya bersih-bersih kamar, ck ck ck! Entah karena memang rajin atau karena udah ga sabar pengen tidur beneran, who knows?  Dan kejadian-kejadian konyol lain dst, dsb, dst....

Apa lagi ya? Yah intinya... see u soon, europe! Hahaha!

Rabu, 11 Januari 2012

Ehmm... toilet???


Ehm... menurut saya, toilet adalah tempat paliiinnnggg privat di muka bumi ini. Iya kan? Dimana lg anda bisa menyendiri dgn tenang tanpa gangguan siapapun??? Kamar tidur? Masih kurang privat tuh, apa lagi kalau kebetulan punya temen sekamar! Nah, saya mau  membahas bbrp toilet berkesan yg pernah saya kunjungi.

Yg pertama, toilet (rest room) hotel Ritz Carlton Jakarta. Toiletnya benar-benar mewah dan nyaman. Begitu masuk ruangan saja, wangi aromatherapynya sudah menenangkan jiwa, hehehe. Toiletnya luas, super bersih, super rapi dan asri, hmmm... buat jadi kamar tidur juga ok tuh! Nah, di wastafel toilet, seingat saya, tidak tersedia tisue, dan sebagainya tersedia handuk-handuk tangan kecil yg sudah disusun rapi segulung demi segulung untuk digunakan sebagai pengganti tisue. Hebat ya??? Dan di sebelah wastafel, tersedia keranjang rotan untuk menampung handuk-handuk bekas pakai tsb. Pokoknya, toilet ini termasuk salah satu toilet terkeren yg pernah saya kunjungi. Saya sampe betah berlama-lama di sana, hehe. Entahlah kalau ternyata di luar sana masih ada toilet-toilet lain yg lebih wah dan lebih ok lagi.

Yg kedua dan ga kalah kerennya adalah toilet-toilet di mall-mall besar yg ada di Jakarta, seperti misalnya Grand Indonesia, Senayan City, dll, dst, dsb. Toilet di mall-mall tersebut juga lumayan keren dan unik. Ada yg bertemakan oriental, futuristik, kereta api, dll. Ada pula yg menyediakan toilet yg khusus untuk anak-anak dan untuk orang cacat, benar-benar lengkap! 

Yg ketiga, toilet-toilet di Seoul, Korea Selatan.  Saya paling suka toilet di airport Seoul, selain bersih dan rapi, toiletnya sudah memiliki alat yg dapat mempermudah penggunaan toilet seat. Dudukan toiletnya sudah terselubung plastik khusus, sehingga saya tidak perlu susah susah membersihkan dudukan toilet lagi sebelum saya duduk. Saya tinggal menekan tombol di sisi toilet, maka plastik pembungkusnya akan bergeser dan saya pun bisa duduk di atas dudukan toilet yg terselubung plastik baru dan bersih. Kerennya! Lalu hal unik lainnya dari toilet-toilet di Seoul adalah tombol ‘flush’ nya yg agak sulit ditemukan. Di beberapa tempat seperti mall atau restoran, tombol ‘flush’ di toiletnya agak unik. Kalau di Indonesia, tombol ‘flush’ toilet terletak di dinding belakang, di atas toilet itu sendiri atau tanpa tombol alias otomatis. Nah, kalau di sana, selain flush otomatis, tombol ’flush’ nya perlu dicari dulu, ada yg tepat di dinding belakang toilet, ada yg sedikit diatasnya, ada yg di lantai (diinjak dgn kaki), dan anehnya, ada yg terletak di atas kepala, berupa rantai untuk ditarik! Ck ck ck! Memang aneh, tp bagi saya, lumayan inspiratif, hahaha!

Yg terakhir, toilet-toilet di bbrp lokasi di Indonesia. Di airport Sutta, pernah ada toilet yg membuat saya miris. Airport utama di Indonesia loh! Kok bisa-bisanya begitu? Lalu, ada juga toilet-toilet umum, oohhh... rasanya ga perlu dideskripsikan seperti apa keadaannya karena bs menghilangkan nafsu makan saya. 

Yah, pd intinya, mau sekeren atau sehancur apapun sebuah toilet, tetap saja, toilet adalah tempat ter-privat di dunia, kecuali mungkin di bbrp toilet massal di China seperti yg diceritakan oleh Trinity dalam bukunya, The Naked Traveler....
That's all about toilet!