Hai! Saya adalah orang yg berbeda dari si 'gue' penulis posting sebelumnya. Nah, si ' gue' itu adalah sepupu, partner in crime, sekaligus trouble maker dlm hidup saya. Dia jg adalah pembuat account blog ini dan, terakhir, boleh dibilang kalau dia sekaligus juga sbg pemberi warna dlm hidup saya, baik warna butek kelabu, maupun warna-warna cerah! Ehm, kalau bisa sih, pengen saya tuker tambah aja tuh orang, cm sayangnya, ga ada yang mau! Hahaha...
Well, itu sekilas ttg sepupu saya. Skrg, saya mau sedikit memperkenalkan diri. Ehm... Saya adalah seorang pengangguran yg sibuk. Kenapa saya blg begitu??? Karena waktu saya sehari-hari habis utk mengerjakan hal-hal yg sama sekali tdk saya inginkan. Otak saya yg hobinya mikir ini tdk mendapatkan apa yg diinginkannya, karena pekerjaan saya skrg ini tidak byk membutuhkan pemikiran. Jadiiii, karena otak saya nganggur tp waktu saya byk tersita oleh pekerjaan yg 'ga banget' itu, makanya saya bilang kalo saya itu pengangguran yg sibuk! Jelas??? Dan berhubung ini adalah opini pribadi, tlg jangan dikomplain benar atau salahnya. Ok? Namanya juga opini!
Lanjut..., dulu saya kuliah di salah satu universitas swasta di daerah pinggiran Jakarta. Bidang yg saya ambil adalah farmasi. Hmm... kalo saya blg farmasi, pasti pikiran yg muncul di kepala orang-orang adalah obat-obatan. Padahal farmasi itu luas loh! Ga hanya belajar ttg obat-obatan, tp jg hal lain, yaitu : ehm...ehm... tumbuh-tumbuhan (karena banyak obat-obatan yg diekstrak dari tumbuhan, terutama yg herbal), bakteri (karena bakteri adalah 'kelinci percobaan' untuk antibiotik), bahan-bahan dan zat kimia (karena semua hal di dunia ini, termasuk kita sendiri adalah zat kimia, apalagi obat dong!), alat-alat kimia dan mesin-mesin ajaib pembuat obat (karena tanpa benda-benda ini, mungkin kita semua harus makan zat-zat penyembuh yg ada dalam suatu tanaman dgn jumlah yg tidak mungkin bs ditampung oleh perut kita hanya utk bisa mendapatkan efek yg diinginkan. Ga kebayangkan kalo harus makan daun jambu biji satu pohon supaya diarenya bs sembuh? Atau makan belasan buah mengkudu setiap harinya supaya tetap sehat? Ya, memang ga seekstrim itu sih, tp intinya teknologi dan alat-alat farmasi itu telah jauh mempermudah hidup kita!), kosmetik (karena kosmetik itu sodaraan sama obat-obatan, hahaha), dan kita anak-anak farmasi jg belajar ttg anatomi tubuh, walaupun ga sebanyak anak-anak kedokteran tentunya. Bagi saya, pengalaman paling menegangkan selama kuliah di farmasi adalah saat ujian praktek farmakologi, dimana saya 'diwajibkan' untuk memberikan suntikan subkutan kepada seekor mencit putih yg menjijikkan. Saya sampai ga bs tidur semalam cm karena seekor mencit (mendingan juga ga bs tdr karena cowo cakep deh!). Dan satu lagi pengalaman mengagetkan adalah waktu larutan effervescent yg saya buat 'meledak' di depan muka saya! Untung jantung saya kuat. Hah!
Kyknya udah dulu deh, bsk2 saya lanjut lg cerita ttg isi otak saya yg lainnya...
Well, itu sekilas ttg sepupu saya. Skrg, saya mau sedikit memperkenalkan diri. Ehm... Saya adalah seorang pengangguran yg sibuk. Kenapa saya blg begitu??? Karena waktu saya sehari-hari habis utk mengerjakan hal-hal yg sama sekali tdk saya inginkan. Otak saya yg hobinya mikir ini tdk mendapatkan apa yg diinginkannya, karena pekerjaan saya skrg ini tidak byk membutuhkan pemikiran. Jadiiii, karena otak saya nganggur tp waktu saya byk tersita oleh pekerjaan yg 'ga banget' itu, makanya saya bilang kalo saya itu pengangguran yg sibuk! Jelas??? Dan berhubung ini adalah opini pribadi, tlg jangan dikomplain benar atau salahnya. Ok? Namanya juga opini!
Lanjut..., dulu saya kuliah di salah satu universitas swasta di daerah pinggiran Jakarta. Bidang yg saya ambil adalah farmasi. Hmm... kalo saya blg farmasi, pasti pikiran yg muncul di kepala orang-orang adalah obat-obatan. Padahal farmasi itu luas loh! Ga hanya belajar ttg obat-obatan, tp jg hal lain, yaitu : ehm...ehm... tumbuh-tumbuhan (karena banyak obat-obatan yg diekstrak dari tumbuhan, terutama yg herbal), bakteri (karena bakteri adalah 'kelinci percobaan' untuk antibiotik), bahan-bahan dan zat kimia (karena semua hal di dunia ini, termasuk kita sendiri adalah zat kimia, apalagi obat dong!), alat-alat kimia dan mesin-mesin ajaib pembuat obat (karena tanpa benda-benda ini, mungkin kita semua harus makan zat-zat penyembuh yg ada dalam suatu tanaman dgn jumlah yg tidak mungkin bs ditampung oleh perut kita hanya utk bisa mendapatkan efek yg diinginkan. Ga kebayangkan kalo harus makan daun jambu biji satu pohon supaya diarenya bs sembuh? Atau makan belasan buah mengkudu setiap harinya supaya tetap sehat? Ya, memang ga seekstrim itu sih, tp intinya teknologi dan alat-alat farmasi itu telah jauh mempermudah hidup kita!), kosmetik (karena kosmetik itu sodaraan sama obat-obatan, hahaha), dan kita anak-anak farmasi jg belajar ttg anatomi tubuh, walaupun ga sebanyak anak-anak kedokteran tentunya. Bagi saya, pengalaman paling menegangkan selama kuliah di farmasi adalah saat ujian praktek farmakologi, dimana saya 'diwajibkan' untuk memberikan suntikan subkutan kepada seekor mencit putih yg menjijikkan. Saya sampai ga bs tidur semalam cm karena seekor mencit (mendingan juga ga bs tdr karena cowo cakep deh!). Dan satu lagi pengalaman mengagetkan adalah waktu larutan effervescent yg saya buat 'meledak' di depan muka saya! Untung jantung saya kuat. Hah!
Kyknya udah dulu deh, bsk2 saya lanjut lg cerita ttg isi otak saya yg lainnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar