Hai, ini saya lagi... Saya mau nulis sedikit kisah kuliah saya yg tak terlupakan itu. Hmm...jika saya bs mengulang waktu, saya ingin kembali ke masa2 itu. I really love that moments .....
Well, seperti yg sudah saya bilang sebelumnya, saya kuliah di salah satu universitas swasta di pinggiran Jakarta, jurusan farmasi. Nah, kmrn jg saya udah ngelasin sekilas ttg dunia farmasi yg 'indah' itu, dan skrg saya mau jelasin ttg hal 2 lain yg udah bikin masa2 kuliah saya jd terkenang terus sampai detik ini. Hal2 indah itu adalah berupa sosok-sosok mengagumkan, aneh, konyol dan tentunya unik! Siapa lagi kalau bukan teman-teman senasib, seperjuangan, sekosan, sekaligus sekelas dan kadang... sekamar juga, hahaha.
Ya, waktu kuliah, saya ngekos di deket kampus. Deket, dekeeett banget, dari pintu kamar saya sampai pintu kampus, cuma sekitar 15-20....... langkah! Langkah loh, bukan menit! Bayangkan, betapa senengnya saya waktu menemukan kosan itu, plus lagi, tempatnya enak, ventilasinya ok banget, dan banyak orang-orang aneh yg pada akhirnya tidak bisa saya lupakan sampai detik ini. Beruntung ya saya?!
Saya punya 9 temen kosan yg lumayan deket sama saya, 2 makhluk mars dan 7 makhluk venus. Sisanya, tidak begitu saya kenal deket, karena kebanyakan adalah senior dan temen-temen yang jarang sekelas dan seorganisasi. Selain itu,ada juga temen-temen lain yg lumayan deket, tapi beda kosan sama saya.
Perkenalan saya dengan kesembilan anak itu dan dgn temen-temen lain dimulai pada saat masa orientasi yg penuh dengan penderitaan bila dijalani, namun lucu dan berkesan bila dipikirkan.
Semuanya dimulai pada bln agustus beberapa tahun silam...
Dengan mata yg masih setengah merem, setengah melek, saya berjalan lemas ke kampus untuk upacara bendera, kalau tidak salah, upacara 17 agustusan. Semua anak berdiri, berjejer rapi di lapangan fakultas ekonomi. Saya lupa seragamnya apa dan berapa lama upacaranya berlangsung, yang saya ingat adalah,selesai upacara, kami semua dikumpulkan menjadi satu sesuai faklutasnya, kemudian di briefing mengenai waktu, prosedur dan jadwal acara orientasi. Kami dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok dan diberi tugas yang tentu saja saya sudah lupa isi tugasnya, hehehe... Ya, intinya, pada saat itulah, saya untuk pertama kalinya berkenalan dengan anak-anak itu.
Pada awalnya sih, kelihatannya mereka semua anak-anak waras yg normal, kelihatan seperti orang baik-baik dan alim, tapi... lama-kelamaan, mulai deh kelihatan aslinya... ck ck ck, ternyata ada yang suka 'ngemilin' es batu (pasti ada keturunan eskimonya!), ada yang baru bisa tidur kalo pagi (kalong kali ya?!), ada yg orangnya supeeerrr rapi (ga bisa liat barang miring dikit, langsung dibenerin!), ada yg mandinya lebih lama daripada durasi film bioskop (ga tau jg apa yg dilakukannya di dalam sana), ada yg nge-fans abis sama TWEETY (no comment kalo buat yg ini), ada yg orangnya praktis n ekonomis bgt (bener-bener calon ibu RT sejati), ada yg suka pake handuk kalo kemana-mana, wah, pokoknya aneh-aneh deh mereka semua. Tapi... justru itulah yg membuat saya ga bs lupa sama mereka!
So, marilah, kita semua mulai bertingkah aneh-aneh, karena itulah yg akan membuat kita unik dan ga terlupakan oleh orang lain, hehehe.
Ok, lanjut lagi... kami semua menempati kamar sendiri-sendiri, ga ada yg berdua, karena ukuran kamarnya memang minimal-is, alias hanya cukup untuk satu penghuni saja kalau masih ingin hidup normal dan bisa bergerak bebas! Kosan saya itu menerima semua penyewa, baik pria maupun wanita. Lantai asas khusus untuk pria, sedangkan lantai bawah khusus untuk wanita. Jadi, tidak ada tempat untuk orang-orang yg berjenis kelamin selain yg saya sebutkan tadi. Tapi, walaupun begitu, ada pagar penghalang antara atas dan bawah, buat jaga-jaga aja, barangkali ada yg anak-anak yg tiba-tiba merasa jenis kelaminnya berubah secara mendadak, terutama saat malam!
Kosan saya punya banyak kamar, entah ada berapa kamar, saya ga pernah ngitungin jumlah tepatnya, lagian ngapain juga saya ngitungin gituan. Nah, enaknya, kosan saya ini adalah berupa tempat terbuka, bukan di dalam suatu ruangan rumah dengan kamar-kamar berdempetan. Jadi, kamar-kamar di kosan saya berada dalam suatu tempat terbuka, saling berdempetan dan berseberangan, jadi mirip mess atau komplek perumahan, tapi dalam versi mini.
hmmm, kayaknya udah dulu deh, bsk2 saya lanjut lagi ceritanya. Soalnya saya memang perlu waktu khusus yg cukup lama untuk nyeritaiin temen-temen aneh saya itu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar